wartagres.com
Headline Jatim Pemerintahan

Tim DVI Polda Jatim Datangi Rumah Korban Pesawat Sriwijaya Air Lakukan Ante Mortem

Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jatim. Mendatangi rumah dari korban pesawat sriwijaya air di pare Kediri.

KEDIRI, Wartagres.Com – Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jatim. Mendatangi rumah dari korban pesawat sriwijaya air di pare kediri untuk dilakukan ante mortem.

“Iya hari ini tim dari DVI polda jatim mendatangi kediaman korban pesawat sriwijaya air yang berada di pare kediri. Tujuannya untuk dilakukan ante mortem,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (11/01/2021) sore.

Menurut Nanik Mardiati Zarkasi, ibu dari Rahmania Ekananda, menyebutkan, bahwa anaknya terakhir pulang ke Tulungrejo Pare Kediri satu tahun yang lalu. Sejak tiga minggu anaknya bersama dua cucunya menginap di Pare Kediri.

Nanik menambahkan, terakhir ia komunikasi sama anaknya saat anaknya berada di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta sebelum pesawat sriwijaya air take off menuju ke pontianak, karena delay.

“Anak saya dan dua cucu saya disini sudah tiga minggu, tetapi setelah itu mereka pulang ke pontianak, karena anak saya menyusul suaminya yang bertugas disana seorang TNI,” ungkap, orang tua Ekananda.

“Saya terakhir kontak sama dia saat sudah berada di bandara soekarno hatta, yang saat itu pesawatnya delay, namun setelah itu sudah tidak ada kabar lagi, dan mendapatkan informasi dari suaminya bahwa pesawat yang ditumpangi anak dan dua cucunya hilang kontak,” tambahnya.

Sementara itu Dwi Agung, salah satu pihak keluarga mengatakan, bahwa pihak keluarga pasrah dan menunggu informasi selanjutnya. Pihak keluarga sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada petugas. Yang sampai saat ini masih melakukan pencarian korban pesawat sriwijaya air SJ 182.

Keluarga yang menjadi korban atas peristiwa naas itu yakni, Rahmania Ekananda, bersama dua orang anaknya bernama, Fazila Ammara, berusia 6 tahun dan Fathima Ashalina yang masih berusia 2,5 tahun dan satu orang pengasuh anaknya atas nama Dinda Amelia.

“Pihak keluarga pasrah dengan peristiwa ini, dan menyerahkan semua kepada petugas yang sampai saat ini masih melakukan pencarian,” kata Dwi Agung, Senin (11/01/2021).

“Keluarga kami yang menjadi korban jatuhnya pesawat sriwijaya air ini ada tiga orang, yakni dua orang anak dan ibunya,” pungkasnya. (Rdp)

Related posts

Keluarga Korban Sebut Foto Tiga Generasi Menjadi Pertanda Buruk

redaksiKG01

Hasil Tes DNA Keluarga Korban Fadly Akan Dikirim ke DVI Dokes Polri Jakarta

redaksiKG01

Lakukan Tes DNA, Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Datangi RS Bhayangkara

redaksiKG01