Pelajar Jadi Relawan Jahit Baju APD Untuk Tenaga Medis Rawat Pasien Virus Corona

by -110 Views

Surabaya, Wartagres.com – Penyebaran Virus Corona atau Covid19 di Indonesia Khususnya di Jawa Timur. Sampai saat ini jumlah OPD (orang dalam pengawasan) terus alami peningkatan. Namun tidak sedikit pula pasien yang sudah sembuh dari Virus Corona.

Selain itu, pemerintah Indonesia maupun pemerintah provinsi sampai saat ini kesulitan untuk mendapatkan APD (alat perlindungan diri). Yang digunakan untuk penanganan pasien yang terpapar Virus Corona yang ada di rumah sakit.

Sesuai dengan standart penanganan pasien Virus Corona atau Covid19. Bahwa tenaga medis yang menangani pasien yang terpapar Virus Corona menggunakan APD (alat pelindung diri).

Namun, pemerintah baik pusat maupun daerah kekurangan APD. Untuk mengantisipasi kekurangan APD bagi tenaga medis. Kepala sekolah SMKN 6 Surabaya secara mandiri mengajak guru serta siswa siswinya untuk dapat menjadi relawan melawan Virus Corona atau Covid19 dengan cara menjahit baju APD.

Kepala sekolah sman 6 surabaya Bahrun, ST, MM. Menyatakan, bahwa dirinya mengajak pelajar untuk menjadi relawan melawan Virus Corona dengan cara menjahit baju APD. Namun, pihak sekolah tidak memaksa yang mana sifatnya hanya sukarela menjadi relawan. Selain itu, harus mendapatkan izin dari wali murid atau pihak orang tua. Karena mereka juga harus belajar dirumah sesuai dengan arahan dari pemerintah daerah.

“Sampai saat ini sudah ada 34 pelajar yang siap menjadi relawan untuk mengerjakan baju APD dari sekolah, seluruh alat seperti mesin jahit dan lain sebagainya. Pihak sekolah sudah punya alatnya, tinggal pelajar ini menjahit sesuai pesanan atau contoh yang diberikan dari penprov Jatim,” Ucapnya saat ditemui di sekolah (6/4/2020).

Sementara itu, untuk izin dari pemerintah provinsi Jawa Timur, untuk mengajak pelajar mengerjakan APD di sekolah. Pihak sekolah menyebutkan, bahwa sudah diberi izin oleh gubernur jatim. Dimana, setiap sekolah kejuruhan khususnya yang mempunyai studi tata busana bisa membantu menjadi relawan sebagai bentuk sosial dalam pembuatan APD (alat pelindung diri), tambahnya.

Pada hari sabtu kemarin, pihak sekolah sudah mendistribusikan APD ke Pemprov Jatim sebanyak 65 APD. Yang nantinya bisa diberikan bagi tenaga medis yang sedang merawat pasien Virus Corona atau Covid19. Selain itu, pihak sekolah hanya menjahit baju APD, dan untuk bahannya sudah disiapkan oleh Pemprov Jatim serta diberi contoh baju APD yang sesuai standard, imbuhnya.

Salah satu siswi kelas 12 di smkn 6 Surabaya, Fatma, merasa bangga bisa membantu mengerjakan APD (alat perlindungan diri). Bagi tenaga medis yang saat ini berjuang merawat pasien corona. Fatma di sekolah mengambil jurusan tata busana. Sehingga dengan kemampuannya ia dapat menjahit APD sesuai dengan contoh yang diberikan dari pemprov Jatim.

“Saya tidak merasa kesulitan untuk menjahit baju APD. Karena, jurusan saya juga tata busana, jadi saya juga bisa menyalurkan bakat saya dan untuk menambah pengalaman,” ujar fatma saat ditemui diruang kelas.

Selain itu, dia untuk mengerjakan APD ini dia mengaku sudah mendapatkan izin dari orang tuanya. Selain itu, untuk mengerjakan tugas dari sekolah, yang saat ini pelajar diliburkan dan harus belajar dirumah. Dia menyebutkan bahwa, dirinya bisa mengatur jadwal tersebut dengan baik, terlebih lagi saat ini dia sudah kelas 3 sehingga tugas dari sekolah tidak terlalu banyak, imbuhnya. (RDP)

No More Posts Available.

No more pages to load.