Beredar, Kepala Dinas hingga Camat Pemkot Surabaya Jadi Timses

by -35 Views
Kantor Pemerintah Kota Surabaya.

SURABAYA, Wartagres.Com – Baru-baru ini beredar pesan viral via Whatsapp tentang susunan tim sukses Eri Cahyadi – Armuji Paslon nomer urut 1. Namun yang menjadi kontraversi nama-nama yang tercantum adalah berstatus sebagai ASN/PNS. Pesan tersebut salah satunya menyasar ke Wakil Ketua DPRD Surabaya, A.H.Thony.

A.H.Thony kemudian lantas menyoroti ini. “Kalaulah memang benar, hal ini merupakan pencideraan publik dalam berdemokrasi yang seharusnya bersifat jujur, adil, transparan, demokratis dan bermartabat. Tidak hanya itu, hal ini uga merupakan pelanggaran terhadap  UU dan Peraturan yang mengundangkan atau mengatur tentang Netralitas ASN, seperti Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,” ujarnya, Sabtu (10/10/2020).

Didalam peraturan tersebut sudah jelas bahwa ASN wajib menjaga Netralitas dan bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik. Selain itu juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor: 53 tentang Disiplin PNS serta masih banyak yang lain.

Dari peraturan itu juga telah disiapkan sanksi yang diantaranya tertuang dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 21 Tahun 2010 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor: 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Dan hukuman disiplin ringan maupun hukuman disiplin berat atau pemberhentian dengan hormat untuk mengantisipasi ketidak Netralan ASN.

Terkait beredarnya WA berantai ini, Wakil ketua DPRD kota Surabaya A.Hermas Thony meminta kepada Komisi A untuk segera mengundang seluruh nama yang tercantum dengan tidak lupa juga menghadirkan pihak inspektorat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan mengklarifikasi kebenaran berita yang beredar sekaligus dalam upaya pencegahan polemik di Pilkada Surabaya 2020 yang saat ini sudah masuk dalam tahapan Kampanye.

Andaikata berita ini benar, menurut Thony, harus segera dilakukan penindakan sesuai UU yang berlaku. Namun apabila tidak terbukti kebenarannya maka Thony meminta segera dilakukan penandatanganan Pakta Integritas kepada pejabat Eselon di seluruh tingkatan Pemerintah Kota Surabaya.

Yang kedua, Thony juga meminta Walikota Surabaya dalam hal ini Tri Rismaharini untuk dapat melakukan pembinaan kepada jajarannya terkait upaya menjaga marwah Netralitas para ASN dalam menciptakan Demokrasi yang bermartabat.

Terpisah ketika dikonfirmasi Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menyatakan informasi yang beredar di aplikasi percakapan whatsapp itu diduga sengaja dibuat oleh orang tak bertanggung jawab.

“Intinya nama-nama ASN pemkot yang disebut menjadi tim sukses salah satu paslon dalam Pilkada Surabaya yang beredar di whatsapp itu hoax atau tidak benar,” ujarnya.

Menurut dia pengaturan tentang netralitas ASN sangat jelas dan tegas serta rinci. “Setiap ASN dilarang memberi dukungan atau melakukan kegiatan yang mengarah pada politik praktis pada kontestasi Pilkada, Pileg, maupun Pilpres,” imbuhnya. (Rdp)

No More Posts Available.

No more pages to load.