6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Akhirnya Resmi Ditahan di Rutan Polda Jatim Kenakan Rompi Tahanan

by -643 Views
Ke enam tersangka saat digelandang dinrutan Polda Jatim.

SURABAYA, Wartagres.Com – Enam tersangka Tragedi Kanjuruhan, pada Senin (24/10/2022) jalani pemeriksaan tambahan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Pemeriksaan dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Dan baru selesai sekira pukul 19.30 WIB. Saat keluar dari ruang penyidik, keenam tersangka resmi ditahan di Rutan Polda Jatim. Keenamnya saat keluar tengah memakai rompi tahanan warna orange dengan tangan di borgol.

Keenam tersangka yang ditahan antara lain:

Kepala Satuan Samapta Polres Malang AKP BSA, Komandan Kompi (Danki) Brimob Polda Jawa Timur, AKB H, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Malang, Kompol WSP, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) AHL, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, AH dan Security Officer, SS.

Kuasa hukum Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, Amir Burhanuddin, menjelaskan, ini adalah bagian proses hukum, klien kami meyakini bahwa ini adalah bagian bentuk empati dan simpati atas peristiwa yang terjadi.

“Mudah mudahan ini bisa segera dilimpahkan karena ini bagian hak tersangka mendapatkan keadilan,” jelas kuasa hukum Direktur Utama PT LIB.

Terkait pengajuan penangguhan penahanan kepada tersangka, bahwa pihaknya sudah mengajukan penangguhan penahanan. Namun malam ini tetap ditahan.

“Sejak awal kami sudah mengajukan tapi nyatanya malam ini tetap ditahan,” tambahnya.

Kombes Pol Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim, menjelaskan, bahwa tadi sudah dilakukan pemeriksaan kepada enam tersangka.

“Penyidik berkesimpulan bahwa pemeriksaan sudah cukup sehingga perlu dilakukan langkah selanjutnya yaitu penahanan. Ini merupakan komitmen polri untuk terus melakukan penegakan hukum kepada kejadian ini,” ungkapnya.

Sementara terkait dengan penangguhan penahanan, nanti akan dikoordinasikan kepada penyidik.

“Keenam tersangka akan ditahan di rutan tahanan polda jatim,” tutup dia.

No More Posts Available.

No more pages to load.