Melalui “Smiles & Giggles with St. Beatrix” Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Hadirkan Keceriaan dan Edukasi bagi Anak Panti Asuhan

by -1023 Views
Mahasiswa Universitas Surabaya dengan anak Panti Asuhan & Susteran Santa Beatrix Tropodo.

SIDOARJO, Wartagres.Com – Keceriaan adalah pintu awal bagi proses belajar yang bermakna. Berangkat dari keyakinan tersebut, sekelompok mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya yang tergabung dalam Kelompok Melon menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk “Smiles & Giggles with St. Beatrix” di Panti Asuhan & Susteran Santa Beatrix Tropodo, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu, (6/12/2025)

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang aman dan menyenangkan bagi anak-anak panti asuhan untuk belajar mengenai etika komunikasi, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, empati, dan kebersamaan melalui pendekatan yang interaktif. Sebanyak 28 anak dengan rentang usia 3–18 tahun mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas edukatif namun tetap penuh keceriaan.

Kemampuan komunikasi merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sosial. Anak-anak panti asuhan memiliki dinamika unik dalam berinteraksi, baik dengan teman sebaya maupun pengasuh. Namun, kurangnya pemahaman mengenai etika komunikasi kerap memunculkan kesalahpahaman hingga konflik kecil.

Melalui kegiatan ini, Kelompok Melon menghadirkan sesi materi etika komunikasi yang disampaikan secara ringan melalui permainan, simulasi percakapan, ice breaking, hingga aktivitas mewarnai. Anak-anak diajak belajar tentang pentingnya berbicara dengan sopan, mendengarkan dengan empati, serta menghargai perbedaan pendapat.

Ketua Kelompok Melon, Biondy Abiansyah Putra menyampaikan, bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada materi, tetapi juga pengalaman emosional anak.

“Kami ingin anak-anak merasa didengar dan dihargai. Lewat pendekatan yang menyenangkan, nilai-nilai etika bisa mereka pahami tanpa merasa digurui,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa memberikan suapan kepada anak panti asuhan.

Pendekatan partisipatif ini bertujuan agar setiap anak mendapat kesempatan yang setara untuk terlibat, tanpa memandang usia, latar belakang pendidikan, maupun kepribadian.
Kita tidak hanya datang sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teman belajar.

Sepanjang kegiatan, suasana panti dipenuhi dengan tawa, nyanyian, dan interaksi hangat antara panitia dan anak-anak. Aktivitas seperti bernyanyi bersama, bermain gim kelompok, hingga makan siang bersama menjadi sarana untuk mempererat kedekatan emosional.
Salah satu perwakilan suster pengurus Panti Asuhan St. Beatrix mengapresiasi kegiatan ini.

“Anak-anak terlihat sangat antusias. Pendekatan yang menyenangkan seperti ini membantu mereka lebih terbuka dan berani mengekspresikan diri,” ungkapnya.

Tidak hanya berdampak pada individu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana sosial yang lebih harmonis di lingkungan panti, serta meminimalisir potensi konflik antar anak.

Melalui “Smiles & Giggles with St. Beatrix”, kita belajar bahwa edukasi karakter tidak selalu harus formal. Dengan kombinasi keceriaan dan materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak diajak membangun fondasi komunikasi yang beretika dan berempati.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak-anak panti asuhan. Lebih dari sekadar acara sehari, kita berharap nilai-nilai yang ditanamkan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam keseharian mereka.

Dengan semangat kebersamaan, kita percaya bahwa senyum kecil hari ini dapat menjadi langkah besar bagi masa depan mereka.

No More Posts Available.

No more pages to load.