Bedah Buku Marhaenisme untuk Gen Z di Surabaya, Rocky Gerung: Indonesia Sedang Krisis Ide

by -65 Views
Rocky Gerung berfoto bersama dengan Gen Z.

SURABAYA, Wartagres.Com – Pengamat politik Rocky Gerung menilai Indonesia saat ini tengah mengalami krisis gagasan. Hal itu disampaikannya dalam bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z karya Rocky Gerung dan akademisi Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, yang digelar di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Surabaya dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno tersebut dihadiri ratusan mahasiswa, komunitas kepemudaan, kader partai, serta Generasi Z.

Hadir pula Ketua DPC PDIP Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri, dan jajaran pengurus partai.

“Sejak Indonesia merdeka sampai sekarang, tidak ada satu pikiran yang benar-benar otentik selain Marhaenisme yang ditemukan Bung Karno untuk memahami realitas bangsanya sendiri,” kata Rocky Gerung.

Menurut Rocky, bangsa ini membutuhkan keberanian untuk kembali memperdebatkan ide dan arah masa depan di tengah berbagai tantangan ekonomi, sosial, dan politik yang terus berkembang. Ia menilai diskursus mengenai gagasan besar bangsa perlu terus dihidupkan agar Indonesia tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.

Sementara itu, Airlangga Pribadi menjelaskan bahwa buku tersebut lahir dari kegelisahan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi Generasi Z saat ini. Mulai dari krisis lingkungan, kapitalisme digital, meritokrasi yang semakin kompetitif, hingga praktik korupsi yang dampaknya dirasakan secara global.

“Kita memiliki sumber pemikiran yang sangat kaya untuk menghadapi persoalan itu, yaitu cara berpikir Bung Karno melalui Marhaenisme,” ujarnya.

Menurut Airlangga, salah satu keunikan buku tersebut adalah menghadirkan konsep Marhaenisme dengan bahasa yang lebih dekat dengan anak muda. Sejumlah gagasan dijelaskan melalui referensi budaya populer seperti Kung Fu Panda, Avatar, hingga penafsiran ulang kisah Malin Kundang dari perspektif lingkungan dan keadilan sosial.

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji menilai generasi muda perlu memiliki fondasi pemikiran yang kuat agar tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.

“Jangan sampai Gen Z hanya sibuk menjadi pengguna media sosial, tetapi kehilangan arah berpikir tentang masa depan bangsa. Pemikiran Bung Karno perlu terus diperkenalkan dengan cara yang dekat dengan generasi muda,” tegas pria yang akrab disapa Cak Ji tersebut.

Dalam kesempatan itu, Cak Ji juga mengajak peserta Gen Z berinteraksi melalui sesi tanya jawab seputar Marhaenisme. Peserta yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah berupa bingkisan MBG (Membagikan Bingkisan Gratis) dari panitia. Selain itu, sejumlah peserta yang aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber juga memperoleh buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z.

Untuk mendekatkan gagasan Marhaenisme kepada kalangan muda, panitia turut menggelar lomba konten digital bertema Marhaenisme ke dalam berbagai format kreatif yang akrab dengan Generasi Z, mulai dari video pendek hingga konten media sosial.

Diskusi berlangsung interaktif dengan beragam pertanyaan dari mahasiswa dan peserta mengenai isu ekonomi, lingkungan, politik, hingga masa depan Indonesia di tengah perubahan global yang semakin cepat.

Melalui forum tersebut, Marhaenisme tidak hanya dibahas sebagai warisan pemikiran Bung Karno, tetapi juga ditawarkan sebagai salah satu perspektif bagi Generasi Z dalam memahami dan menjawab tantangan abad ke-21.

No More Posts Available.

No more pages to load.