MALANG, WARTAGRES.Com — Puluhan koordinator lapangan (Koorlap) komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam aplikator Gojek mendeklarasikan gerakan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jawa Timur, Jumat (23/10/2026).
Deklarasi bertajuk “Ojol Jaga Kamtibmas” tersebut berlangsung di Base Camp Ojol Malang Raya, Jalan Mertojoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan dipimpin langsung penanggung jawab acara, Puji Waluyo, dan dihadiri puluhan pengemudi ojol dari berbagai wilayah. Mereka menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Jawa Timur, khususnya di lingkungan transportasi berbasis aplikasi.
Dalam sambutannya, Puji Waluyo menegaskan bahwa gerakan “Ojol Jaga Kamtibmas” merupakan bentuk kepedulian komunitas pengemudi ojol terhadap stabilitas sosial di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Menurutnya, pengemudi ojol tidak hanya memiliki peran sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari elemen masyarakat yang turut bertanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ojol tidak hanya bekerja mencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan,” ujar Puji.
Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyepakati sejumlah komitmen bersama. Di antaranya mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga etika dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, serta memperkuat solidaritas antarsesama pengemudi.
Mereka juga menyerukan agar seluruh pengemudi ojol menghindari tindakan yang berpotensi memicu perselisihan maupun konflik di lapangan.
Deklarasi berlangsung tertib dan ditutup dengan pembacaan ikrar bersama serta sesi dokumentasi.
Para peserta berharap gerakan “Ojol Jaga Kamtibmas” tidak berhenti sebagai deklarasi semata, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam aktivitas sehari-hari.
Gerakan ini sekaligus menjadi upaya komunitas ojol untuk membangun citra positif di tengah masyarakat. Dengan mengedepankan ketertiban, solidaritas, dan kepedulian sosial, para pengemudi ojol diharapkan dapat ikut berkontribusi menciptakan situasi Jawa Timur yang aman dan kondusif.







