Polda Jatim Perintahkan Polres Jajaran Dirikan Posko Observasi Sambut Mudik Lebaran

by -142 Views

Surabaya, Wartagres.com – Polda Jawa Timur bekerjasama dengan TNI, Pemerintah daerah, dan juga stikholder yang lain untuk mendirikan posko observasi bagi masyarakat luar Jawa Timur yang akan balik ke Jawa Timur saat lebaran tiba.

Posko ini nantinya akan ditempatkan di lokasi – lokasi kedatangan orang seperti, terminal, bandara, pelabuhan dan stasiun kereta api. Dalam hal ini, beberapa daerah pandemi covid19 diluar Jawa Timur juga menjadi pandemi covid19. Sehingga, warga yang akan melakukan mudik dari jalur transportasi disiapkan posko observasi guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebutkan, dalam menghadapi situasi tersebut, Kapolda Jatim meminta kepada seluruh jajaran polres membuat posko observasi.

Sejauh ini sudah ada 95 posko yang didirikan dari 39 polres jajaran. Sementara itu, fasilitas posko observasi ini nantinya akan disiapkan alat pengukur tubuh bagi warga jatim yang kembali dari luar daerah ke Jatim. Mereka yang datang sudah menjadi status ODP (orang dalam pantauan), sehingga dilakukan observasi terlebih dahulu.

Jika terindikasi, maka polri akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat yang selanjutnya akan dilakukan isolasi mandiri di tempat tersebut.

“Mengingat bahwa diluar Jawa Timur juga menjadi status pandemi covid19, maka antisipasinya ya mendirikan posko observasi di jalur transportasi,” Kata Kabid Humas kepada Wartagres.com, Sabtu (4/4/2020).

Lebih jauh Kabid Humas menjelaskan, selain melakukan pemeriksaan suhu badan bagi para pemudik yang akan masuk ke Jawa Timur, mereka juga diminta untuk registrasi diri, yang nantinya akan didata dari dinas kependudukan.

“Karena juga menjadi bagian dari gugus tugas dalam penanganan penyebaran Virus Corona,” sambung dia.

Dia menambahkan, setelah berdasarkan observasi, dan ternyata memang sudah aman atau sehat ataupun sudah sembuh, bisa masuk daerah area kampung tersebut. Untuk itu harapannya mendapat catatan dari dinas terkait yg memang kompeten seperti dinkes, bahwa orang yang bersangkutan sehat dan bisa kembali ke kampung halaman untuk bertemu sanak saudara saat lebaran tiba.

“Tapi saya menghimbau kepada masyarakat tidak melakukan mudik lebaran terlebih dahulu saat pandemi Covid19,” pungkasnya. (RDP)

No More Posts Available.

No more pages to load.