Bejat! Ayah Perkosa Anak Tiri yang Masih Berusia 16 Tahun

by -353 Views

Surabaya, Wartagres.com – Sungguh bejat perbuatan Samsul Arifin (38) tahun warga jalan Yos sudarso Rukun, Mangunharjo kabupaten Madiun ini. Bagaimana tidak, sejak tinggal bersama anaknya di Surabaya, ia tega memperkosa anak tirinya sendiri didalam kamar kos di jalan gayungan 8 Surabaya.

Perbuatan bejat pelaku ini terjadi tanggal 17 maret 2020 lalu sekitar pukul 00.30 WIB tengah malam. Saat itu, tersangka Samsul Arifin yang sekaligus ayah tiri (korban) datang ke kamar kost anaknya, saat melihat anaknya tertidur, nafsu birahi tersangka memuncak saat melihat anaknya sedang tertidur.

Kebetulan, kamar kost tidak kondisi terkunci, sehingga dengan leluasa tersangka masuk dan melampiaskan hawa nafsunya kepada anak tirinya.

“Karena saya sudah lama tidak berhubungan badan sama istri, akhirnya saya terangsang sama anak tiri saya, dan saya menyesal perbuatan saya,” Ujarnya.

Tak berselang lama, tersangka akhirnya diringkus oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya. Setelah ada laporan dari warga, bahwa adanya dugaan pelecehan yang dilakukan tersangka terhadap korban. Dari laporan itu, polisi langsung bergerak cepat dan mencari keberadaan pelaku dan langsung dilakukan penangkapan.

Korban sebut saja (bunga) saat ini masih berusia (16) tahun, dia adalah anak tiri tersangka. Setelah ibu kandung nya menikah dengan tersangka pada tahun 2017 lalu. Tersangka tidak tinggal bersama istrinya, karena istrinya berada di cilacap Jawa Tengah.

“Anak tirinya tersebut sebenarnya tinggal bersama ibu kandungnya di cilacap Jateng. Namun, tersangka membawanya ke surabaya untuk dicarikan pekerjaan dan indekost di gayungan surabaya,” Ucap, Iptu Harun kanit PPA Polrestabes.

Dalam perbuatannya, tersangka akan dikenakan pasal 81 UU RI No 17 tahun 2016 Jo. Pasal 76D UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Penetapan Perpu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU. (RDP)

No More Posts Available.

No more pages to load.