AH Thony Anggap Kematian Gajah di KBS Diduga Ada Unsur Sengaja

by -153 Views
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony.

SURABAYA, Wartagres.Com – Kematian seekor gajah di KBS Surabaya beberapa hari lalu menjadi perhatian masyarakat, termasuk Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony, yang merasa prihatin terhadap kematian seekor gajah yang dijuluki dumbo tersebut. Bahkan ia menilai ada unsur kesengajaan dalam menutupi kematian dumbo.

AH Thony mengatakan, binatang appendix I seperti gajah membutuhkan perlakuan yang tidak bisa disamakan dengan binatang lainnya. Bahkan pemindahan binatang appendix I juga membutuhkan izin Presiden RI.

“Ketika ada appendix I sakit, mestinya ada laporan, yang mana ini tidak dilakukan. Informasi yang beredar, dumbo sakit tidak dilaporkan, dumbo mati juga tidak dilaporkan, bahkan Bawas juga tidak mendengar dan setelah dumbo sakit BKSDA melakukan peninjauan juga tidak disampaikan,” kata AH Thony, Senin (20/12/2021).

Thony menilai ada unsur kesengajaan oleh manajemen untuk menutupi terhadap sakitnya dumbo yang berujung kematian seekor gajah berumur 2 tahun 6 bulan tersebut.

“Artinya ada unsur kesengajaan dari manajemen atas sakitnya dumbo yang berujung kematian, ini suatu hal yang sangat fatal menurut kami,” terangnya.

Terkait dana, lanjut AH Thony, lantaran tahun 2022 pihaknya mengalokasikan anggaran untuk penyertaan modal KBS sekitar 10 Milyar. Namun penambahan tersebut tidak diikuti semangat yang bagus.

“Saya yakin penambahan modal ini sudah diketahui manajemen, kemudian tiba-tiba ada binatang mati, artinya penambahan modal tersebut tidak diikuti spirit yang baik terkait keselamatan dan pengembangan yang bisa membuat KBS lebih bagus,”

Untuk itu, Politisi Gerindra tersebut meminta kepada Komisi untuk melakukan hearing secepatnya terhadap kematian dumbo.

“Kita minta agar secepatnya, kalau bisa minggu ini Komisi melakukan hearing terhadap kematian dumbo,” jelasnya.

Ia juga berharap kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan perhatian lebih terhadap KBS, serta membenahi manajemen KBS yang dinilainya kurang lengkap.

“Kami hanya minta kepada Wali Kota punya atensi besar terhadap KBS, dan melakukan pembenahan terhadap manajemennya, mulai direkturnya sampai ke bawah untuk dilengkapi,” pungkasnya. (Tur)

No More Posts Available.

No more pages to load.