Juragan Rongsokan di Sidoarjo yang Jadi Korban Penembakan Akhirnya Meninggal Dunia

by -417 Views

ilustrasi.

SIDOARJO, Wartagres.Com – Juragan rongsokan atas nama Sabar, yang menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh OTK. Yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, akhirnya meninggal dunia hari ini.

Korban mengalami luka serius di bagian dada dan leher. Penembakan terjadi di bawah Fly Over Pasar Larangan, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin malam, setelah ditembak dua OTK yang mengendarai sepeda motor.

Usai mendapatkan tembakan dua kali di dada dan leher, korban dibawa pihak keluarga ke RS. Sempat dirawat selama dua hari. Selama mendapat perawatan korban dalam kondisi kritis hingga akhirnya meninggal dunia.

Atas kematian juragan rongsokan ini tidak hanya menyisahkan duka bagi pihak keluarga. Melainkan karyawan juga merasa kehilangan.

“Saya turut berduka atas meninggalnya pak Sabar. Kami turut sedih dan merasa kehilangan, selain itu kami juga bingung ke depan tentang nasib kami,” kata Jumiati, salah satu karyawan.

Sementara jenazah langsung dibawa ke rumah duka yang berada di Pasuruan, Jawa Timur.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, menjelaskan, bahwa tim gabungan dari Subdirektorat pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Polresta Sidoarjo dan Polres Sampang. Telah berhasil mengamankan terduga pelaku penembakan.

“Ditangkap di Sokobanah, Sampang, Rabu pagi pukul tiga,” kata KBP Dirmanto, saat berada di ruang kerjanya, Rabu (29/6/2022) sore.

Lanjut Dirmanto, pelaku berhasil diidentifikasi berdasarkan rekaman kamera pemantau atau CCTV yang ada di lokasi penembakan. Perburuan pun dilakukan dan JO berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

“Saat ini, JO masih diperiksa di Markas Polresta Sidoarjo. Pelaku ini diduga sebagai eksekutor yang menembak korban,” lanjut dia.

Ditanya apa motif pelaku menembak korban, Dirmanto belum menjelaskan secara rinci karena pemeriksaan masih berlangsung. Penyelidik juga masih menunggu hasil uji balistik dari Laboratorium Forensik terhadap satu proyektil peluru yang ditemukan di lokasi kejadian. “Uji balistik ini membutuhkan waktu,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.