Dekat Lokasi Longsor Jalur Gumitir Ada Truk Terguling, Arus Kendaraan Padat

by -372 Views
Polisi lakukan proses evakuasi.

JEMBER, Wartagres.Com – Pasca kejadian tanah longsor di Jalur Gumitir tepatnya di KM 37, sekitar Watugudang, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember. Diketahui hanya satu sisi jalan yang saat ini bisa dilalui kendaraan yang melintas.

Polisi memberlakukan sistem buka tutup jalan, bagi kendaraan yang akan melintas dari arah Banyuwangi – Jember. Ataupun juga arah sebaliknya.

Diketahui dari kondisi tersebut, sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (2/7/2022) malam. Terjadi musibah kecelakaan truk terguling dekat lokasi tanah longsor.

Truk berplat DR 8073 AN yang dikemudikan Sugiyono (54) warga Dusun Tegal Wudi, Desa Bedewang, Kecamatan Songgong, Kabupaten Banyuwangi itu. Mengalami kecelakaan tunggal truk yang dikemudikan terguling. Akibat truk terlalu berat membawa muatan.

Diketahui truk nahas itu, mengangkut kayu Balken Sengon dari Kecamatan Arjasa, Jember, menuju Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

“Akibat terlalu berlebih muatannya kayu Balken sengon itu, menyebabkan truk terguling di dekat lokasi longsoran. Sopir truk tidak bisa mengendalikan kemudi saat sampai di TKP,” kata Kapolsek Silo AKP Suhartanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Minggu (3/7/2022).

Dari kecelakaan itu, lanjut Suhartanto, muatan kayu balken sengon berserakan di jalan. Bahkan sebagian ada yang sampai jatuh ke jurang dekat lokasi longsoran.

“Bahkan akibatnya truk bermuatan tebu, atau truk bermuatan besar tidak bisa melintas. Mengakibatkan antrian cukup panjang dari tadi malam sampai pagi tadi,” ujarnya.

“Tapi proses evakuasi sudah dilakukan, kayu yang berserakan sudah dipindah ke truk lain. Sekarang tinggal menunggu truk derek untuk proses evakuasi truk terguling ini,” sambungnya.

Tidak ada korban dalam musibah kecelakaan tersebut, kata Suhartanto, namun pihaknya menghimbau bagi pengendara yang melintas di jalur tersebut untuk lebih hati-hati.

“Karena di sisi sebelah kiri jika dari arah Jember ke Lumajang, pas lokasi tanah longsor ini. Ada jalan bergelombang. Jadi saat melintas untuk hati-hati, tidak perlu terburu-buru,” ucapnya.

“Untuk arus lalu lintas terpantau ramai lancar. Sambil menunggu penanganan tanah longsor (untuk dipasang plengsengan), masih diberlakukan sistem buka tutup jalan dari dua arah. Karena hanya satu sisi jalan yang bisa digunakan untuk melintas. Sisi satunya ada keretakan jadi khawatir nanti malah membahayakan pengguna jalan,” imbuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.