Jelang Ramadhan Polda Jatim Musnahkan Sabu dan Ribuan Miras

by -547 Views
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat memasukan barang bukti narkoba dan miras ke incenerator (alat pembakaran).

SURABAYA, Wartagres.Com – Jelang Ramadhan, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim dan jajaran musnahkan barang bukti Narkoba berbagai jenis dan ribuan botol minuman keras, hasil tangkapan selama Januari-Maret 2023, di depan Gedung Tribrata Polda Jatim, Selasa (21/3/2023).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, pemusnahan barang bukti Narkoba berbagai jenis ini berasal dari ribuan tersangka yang diamankan jajaran Polda Jatim.

“Hasil kegiatan yang dilakukan, ada pengungkapan sebanyak 1.242 kasus dengan jumlah tersangka 1.530 orang. Barang bukti ganja sebanyak kurang lebih 50 kilo gram, sabu 61 kilo gram, ekstasi 17.774, dobel L 9.262.494 dan miras 26.500 botol,” kata Irjen Pol Toni Harmanto, Selasa (21/3/2023) usai prescon.

Sementara Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Arie Ardhian menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya kepolisian untuk menciptakan Kamtibmas kondusif menjelang Ramadhan 2023.

Selama ungkap peredaran Narkoba di wilayah Jatim, Kombes Arie menemukan modus yang dianggapnya cukup unik, ketika para pelaku berusaha mengecoh petugas. Tersangka disebut menggunakan sistem sel terputus.

Saat itu, jajarannya tengah berusaha ungkap peredaran pil koplo. Modusnya yang digunakan pelaku yakni cukup berkendara mobil yang berisi ribuan pil koplo saja, sesuai tujuan yang telah ditentukan oleh “atasannya”.

“Setelah itu ditukar dengan motor, mobilnya diambil orang lain dan disimpan di satu tempat. Nanti yang bersangkutan ini tidak tau siapa yang mengambil dan mau di bawa ke mana,” jelas Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Arie Ardhian.

Setelah terungkap, hasil penyidikan mengatakan pil koplo tersebut berasal dari Sumatera yang masuk ke Jawa Timur sebanyak 200 dus atau 20 juta butir. Pihaknya hanya mengamankan sisanya saja, dan saat ini masih dalam pengembangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.