Polda Jatim Musnahkan 9,3 Sabu Jaringan Malaysia 

by -1307 Views
Para pelaku saat berada di Mapolda Jawa Timur.

SURABAYA, Wartagres.Com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim, bersama Polresta Sidoarjo, mengungkap 24 kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Jawa Timur, dengan 40 tersangka, dengan barang bukti 3 butir ekstasi serta 9.335,43 gram sabu.

Selama periode Januari – Desember 2025 total kasus yang diungkap sebanyak 5.924 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 7.617 orang

“Dengan rincian barang bukti sabu sebanyak 292.488 gram, ganja 103.782 gram atau 103 kg dan 960 batang tanaman ganja kemudian ekstasi sebanyak 60.000.989 dan 234,99 gram tembakau gorila sebanyak 479,5 gram, kokain sebanyak 4,70 gram, obat-obatan sebanyak 8 juta 610.473 butir,” terang Dirnarkoba Kombes Pol Robert Da Costa, Rabu (18/12/2025).

Lanjut Da Costa, pengungkapan kasus pada tahun 2024 dibanding dengan tahun 2025 meningkat sebanyak 6,49 persen dengan tersangka meningkat sebanyak 9,14 persen.

Pemusnahan barang bukti sudah dilakukan sebanyak dua kali sebelumnya di bulan Juni 2025 sebanyak 49 kg sabu dan 2.860 butir pil ekstasi serta obat keras sebanyak 5.688.600 butir.

“Pemusnahan yang dilakukan bersama dengan bareskrim polri dengan barang bukti 85,3 kg sabu dan hari ini kita melaksanakan pemusnahan kembali barang bukti hasil pengungkapan dari 24 kasus dengan 40 orang tersangka di mana 22 kasus di antaranya merupakan barang bukti perkara yang sudah dilakukan restoratif justice narkoba jenis sabu sebanyak 9.335,44 gram atau 9,3 kg sedangkan jenis ekstasi sebanyak 3 butir,” ungkapnya.

Sementara dua tersangka wanita yang diungkap oleh Polresta Sidoarjo, dengan barang bukti 7,8 kg dengan nilai 9 milyar dan keduanya masuk jaringan Malaysia.

“Ada beberapa jaringan ada yang dari Timur Tengah ada dari Myanmar, China. Ada berbagai modus yang dilakukan oleh para tersangka ini namun sebagian besar masuknya dari Sumatra, ada juga dari Kalimantan, selain itu ada yang masuk dari Malaysia langsung ke Bandara,” ungkapnya.

Dari pengungkapan tersebut ketahui bahwa, apabila dikonversikan berhasil menyelamatkan sekitar 4,8 juta jiwa.

No More Posts Available.

No more pages to load.