SURABAYA, WARTAGRES.Com — Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno kembali disalurkan kepada masyarakat Surabaya. Kali ini, bantuan pendidikan tersebut menyasar warga di Kecamatan Tenggilis Mejoyo dan Gunung Anyar, Minggu (30/8/2026).
Penyaluran PIP dilakukan Ketua PAC PDI Perjuangan Tenggilis Mejoyo Fernandes Dadul dan Ketua PAC PDI Perjuangan Gunung Anyar H. Sudarsono. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir untuk menerima bantuan sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi.
Di Tenggilis Mejoyo, penyaluran PIP turut dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Hadir pula Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Bidang Advokasi dan Hukum, Anas Karno, yang juga menjabat Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Kehadiran jajaran pengurus partai dan legislatif tersebut dimanfaatkan warga untuk berdialog secara langsung. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi, khususnya terkait persoalan pendidikan dan kebutuhan sosial di lingkungan mereka.
Tidak hanya mendampingi penyaluran PIP, Armuji juga membagikan paket sembako kepada warga. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai “MBG ala PDIP”, singkatan dari Memberikan Bingkisan Gratis, berupa paket kebutuhan pokok untuk masyarakat.
Armuji menegaskan bahwa pendidikan harus tetap menjadi salah satu prioritas dalam membantu masyarakat. Menurutnya, dukungan terhadap kebutuhan pendidikan penting agar persoalan ekonomi tidak menjadi penghambat anak-anak untuk bersekolah.
“Pendidikan harus tetap menjadi prioritas. Jangan sampai ada anak yang kesulitan sekolah karena persoalan biaya. Selain itu, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui bingkisan sembako,” ujar Armuji.
Menurutnya, bantuan PIP maupun paket sembako merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Tenggilis Mejoyo Fernandes Dadul mengatakan, penyaluran PIP aspirasi Puti Guntur Soekarno merupakan bentuk komitmen untuk membantu pelajar dari keluarga penerima manfaat.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan para siswa.
“Harapannya bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi para penerima dan membantu kebutuhan pendidikan anak-anak,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua PAC PDI Perjuangan Gunung Anyar H. Sudarsono. Ia berharap bantuan PIP dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih prestasi.
Sejumlah warga penerima manfaat pun mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Dana PIP dinilai sangat membantu memenuhi berbagai kebutuhan sekolah, mulai dari perlengkapan pendidikan hingga kebutuhan penunjang belajar.
“Bantuan seperti ini sangat membantu keluarga kami. Dana PIP bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah anak sehingga dapat meringankan beban orang tua,” ujar salah seorang penerima manfaat.
Apresiasi juga disampaikan warga atas kehadiran Armuji bersama jajaran PDI Perjuangan yang turun langsung menemui masyarakat.
Selain mendapatkan bantuan pendidikan, warga juga merasa terbantu dengan pembagian paket sembako melalui program yang disebut “MBG ala PDIP” tersebut.
“Kami senang karena tidak hanya menerima bantuan pendidikan, tetapi juga mendapat bingkisan sembako. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga,” ungkap warga lainnya.
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Antusiasme warga terlihat sejak awal hingga akhir acara.
Perpaduan bantuan pendidikan melalui PIP dan pembagian paket kebutuhan pokok tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga yang tengah berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus kebutuhan sehari-hari.





