Apa Saja Perbedaan Uang Kertas Asli atau Palsu? Berikut Penjelasan Dari Bank Indonesia

by -20 Views
Humas Polda Jatim, Gatot Repli Handoko dan Feputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Imam Surbakah saat konfensi pers di Mapolda Jatim.

SURABAYA, Wartagres.Com – Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Banyuwangi, didukung oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, ungkap peredaran uang palsu (upal) di wilayah Jawa Timur.

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil menyita 37. 371 ribu lembar pecahan Rp 100 ribu dengan nilai total Rp 3,8 milyar dari tangan para tersangka. Pada hari Kamis (7/10/2021) pagi.

Selain menyita uang palsu (upal) dengan nilai fantastis, dalam konfrensi pers yang dilakukan. Polda Jatim juga mengundang perwakilan dari Bank Indonesia (BI) untuk menyaksikan dan memberikan keterangan terkait dengan upal yang berhasil disita dari tangan para tersangka.

Imam Subarkah, selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, menjelaskan, bahwa uang palsu (upal) yang dibuat oleh pelaku, sangat berbeda dengan uang asli yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI).

Masyarakat harus pintar dan jeli untuk membedakan mana uang asli dan palsu. Ada beberapa contoh yang harus diketahui oleh masyarakat, untuk membedakan uang kertas asli atau palsu.

“Pertama, uang palsu itu lebih halus jika dibandingkan dengan uang asli pecahan RP 50.000, Rp 100.000 ribu. Karena uang asli itu cenderung lebih kasar, karena bahan bakunya terbuat dari serat kapas,” jelas Imam Subarkah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Kamis (7/10/2021).

“Kedua, ada benang pengaman pada uang kertas rupiah pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, dan Rp 20.000. Khusus untuk pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000. Benang pengaman ini akan berubah warna jika diterawang,” sambungnya.

Lanjut Imam, selain itu juga terdapat watermark pada semua pecahan uang kertas berupa gambar pahlawan Indonesia. Dari sisi desain, uang kertas rupiah memiliki desain, ukuran, dan warna yang terlihat terang, jelas, dan spesifik.

“Kalau uang palsu yang diamankan oleh polda jatim, warnanya tidak begitu terang,” lanjut dia.

Kami dari perwakilan Bank Indonesia, memberikan apresiasi kepada Polres Banyuwangi dan juga Polda Jawa Timur, yang berhasil mengungkap peredaran uang palsu di wilayah jawa timur. (Rdp)

No More Posts Available.

No more pages to load.