Jumat Curhat Kapolda Jatim Respon Cepat Tindak Lanjut Keluhan Warga Mojokerto

by -489 Views
Progam Curhat di Dusun Tegalsari, Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO, Wartagres.Com – Berbagai program diluncurkan Polri untuk dapat mendengar dan menampung aspirasi masyarakat, salah satunya melalui Program ‘Jumat Curhat’. Hari ini, Jumat (17/3/2023) Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto, Waka Polda Jatim Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi PJU (Pejabat Utama) Polda Jatim, ada di Dusun Tegalsari, Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Berbagai persoalan hukum maupun sosial yang dihadapi masyarakat dapat disampaikan secara langsung, baik kepada pejabat Kepolisian maupun pejabat Pemerintahan. Selain itu hadir dalam giat tersebut, Forkopimda Mojokerto, Bupati maupun Kapolres Mojokerto.

Satu persatu warga yang hadir langsung mengajukan pertanyaan baik kepada Kapolda Jatim maupun Bupati.

Pertama mengenai Dumas yang sudah dilaporkan sejak bulan Oktober 2020 sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari Polres Mojokerto.

Selain itu warga lain curhat terkait dengan lalu lintas di Jalan Puri. Yang saat ini para pengendara sering ngebut jika melintas sehingga menjadi kewaspadaan terlebih lagi ada tempat ibadah Masjid.

“Disini sering terjadi kecelakaan lalu lintas terutama menjelang shalat rawatib. Jadi karena tidak ada pengamanan jalan dan tidak ada petugas yang menjaga maka kami warga sangat prihatin selalu sering terjadi kecelakaan,” jelasnya.

“Pak Jenderal mungkin permintaan kami ini terlalu kecil tapi nanti mohon kalau bisa diusahakan dan mohon dibantu kami mohon dipasang traffic light atau apa sejenisnya demi pengamanan masjid kami. Karena kami khawatir ketika kami menjalankan salat, masjid kami berada di selatan Jalan kemudian kami semua warga ada di sebelah utara,” tambahnya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto, menjelaskan, Jumat berkah jajaran Polda Jawa Timur dan Polres Mojokerto ini bertempat di pendopo Kecamatan Mojokerto. Ini salah satu bentuk komunikasi lagi yang memang harus dibangun secara terus-menerus antara Kepolisian, TNI dan masyarakat pejabat stakeholder.

Pertanyaan pertama tadi pak Lukojoyo, tahun 2020 sudah buat dumas. selesai ini akan saya minta penjelasan nanti dari penyidiknya. “Saya akan respon,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto, menjawab pertanyaan warga.

Kedua ingin dipasang traffic light di dekat masjid nanti secara teknis coba persyaratan untuk pemasangan traffic light ada juga aturan-aturan dan kajian.

“Terima kasih Pak Purnomo akan kami tindaklanjuti kami akan melaksanakan survei dengan dinas terkait dalam hal ini dengan Dinas Perhubungan apabila memang nanti diperlukan rambu-rambu mungkin 100 meter masjid atau rambu-rambu yang lain akan dilaksanakan survey dan nanti akan kita pasang menunya berkoordinasi dengan instansi yang berwenang dalam hal ini Dinas Perhubungan,” urainya.

Tentunya juga sekaligus menerima penyampaian hal-hal yang juga berkaitan dengan pelayanan masyarakat dari kepolisian dari TNI. Bahkan dari Bupati dan forkopimda yang ada di sini tentunya pasti akan direspon beberapa hal tadi yang disampaikan ini juga menjadi langkah kami akan merespon atas hal-hal yang tadi disampaikan begitu.

Masalah juga pelayanan kepolisian nya dan kepolisian tadi ada masalah traffic light ini juga ada kekuatiran karena masyarakat yang akan ke masjid itu juga bisa membahayakan bagi mereka yang akan ke masjid kemudian tadi anak-anak yang masih di bawah umur yang belum pantas untuk menghindari sepeda motor.

No More Posts Available.

No more pages to load.