Bejat! Ibu Bekap Anaknya Sendiri yang Baru Dilahirkan Hingga Tewas

by -785 Views
Tersangka : Mardiana (33) warga Bengkulu.

SURABAYA, Wartagres.Com – Sungguh bejat apa yang dilakukan Mardiana (33) warga Bengkulu yang tinggal di kos Jalan Menanggal, Surabaya. Dengan alasan tidak ingin mempunyai anak lagi dari suami tirinya, ia tega membunuh anak yang baru dilahirkan dengan cara dibekap.

Ia ditangkap setelah terbukti melakukan pembunuhan terhadap bayi berjenis kelamin laki-laki berusia dua hari, yang sebelumnya mayat bayi disimpan terlebih dahulu di keranjang pakaian.

Kapolsek Gayungan, Kompol Suhartono mengatakan, sebelum dibunuh dengan cara dibekap menggunakan tangan selama 10 menit di bagian hidung dan mulut, Mardiana sempat melahirkan seorang diri di kamar mandi dalam kos, sekitar pukul 21.30 WIB.

“Memang niat, karena tidak ingin punya anak lagi. Bayi itu dibekap selama 5-10 menit di bagian hidung dan mulutnya menggunakan tangan kosong sebelah kanan. Setelah bayi meninggal, tersangka menyembunyikannya di keranjang pakaian selama 2 hari, sebelum dibuang di samping Warkop daerah Menanggal,” katanya, Jumat (16/12/2022).

Hasil interogasi, tersangka mengaku membunuh anak keempatnya itu dilatarbelakangi perekonomian. Ia mengaku tak sanggup menghidupi bila tambah anak lagi dengan suami sirinya yang sudah berjalan selama 6 tahun.

“Dia ini punya tiga anak, masih kecil-kecil dari suami yang menikahinya secara siri. Karena faktor ekonomi. Sejak awal memang sudah menutup diri kalau hamil. Setelah meninggal, jasad bayi itu dibuang sendiri pakai sepeda onthel,” tambahnya.

Untuk mengelabui tetangga dan suaminya sendiri, disaat kehamilan dengan kondisi perut membesar disebut Mardiana akibat mal praktik suntik KB yang membuat dirinya terjangkit tumor ganas.

“Kalau ditanya, dia ngaku gak hamil tapi terkena tumor. Dengan alasan itu, pelaku menjelaskan ke suaminya, ini akibat dari suntik KB, makanya pembengkakan,” jelasnya.

Dihadapan awak media, Mardiana yang ekonominya pas-pasan mengaku tak sanggup membayar pemakaman jasad bayi tersebut, sehingga ia memilih menaruh jasadnya di samping warung.

“Alasannya saya enggak punya biaya untuk memakamkan anak saya. Karena sudah punya anak 3 masih kecil-kecil semua Pak,” ungkapnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan tersangka, sepeda onthel, tas untuk membuang bayi, gunting dan kain untuk menutup jasad bayi lalu dimasukkan kresek.

No More Posts Available.

No more pages to load.